Batulicin – Suasana di Kantor Unit Pelayanan Pendapatan Daerah (UPPD) Samsat Batulicin tampak berbeda pada Senin (9/2/2026) pagi. Wajib pajak terlihat memadati area ruang tunggu hingga meluber ke selasar gedung guna mengantre pembayaran Pajak Kendaraan Bermotor (PKB). Lonjakan volume warga ini disinyalir terjadi karena akumulasi berkas pasca-libur akhir pekan serta kesadaran masyarakat yang tinggi untuk menyelesaikan kewajiban administrasi kendaraan di awal bulan.
Para petugas di loket pelayanan tampak bekerja ekstra cepat guna melayani arus pemohon yang terus berdatangan sejak pukul 08.00 WITA. Meski antrean mengular cukup panjang, situasi tetap terkendali berkat bantuan petugas keamanan yang mengatur alur masuk warga. Beberapa wajib pajak mengaku sengaja datang lebih awal untuk menghindari antrean yang lebih panjang di siang hari, mengingat hari Senin biasanya menjadi puncak kepadatan layanan dalam sepekan.
Pihak UPPD Samsat Batulicin terus mengimbau masyarakat untuk memanfaatkan layanan alternatif seperti Samsat Keliling atau aplikasi e-Samsat guna memecah penumpukan massa di kantor induk. Langkah digitalisasi ini diharapkan dapat menjadi solusi praktis bagi warga yang memiliki mobilitas tinggi sehingga tidak perlu lagi menghabiskan waktu berjam-jam dalam antrean fisik. Kendati demikian, layanan tatap muka tetap menjadi primadona bagi warga yang memerlukan konsultasi langsung terkait berkas kendaraan mereka.
