Logo Sayembara Bapenda
0%
Loading ...

UPPD Barabai Terpilih TOP 21 Bapenda Innovation Award 2026, Wujud Komitmen Pajak untuk Pelayanan Publik

Barabai – Kamis (23/4/2026). Dalam rangka membangun kesadaran dan pemahaman publik terhadap pentingnya peran pajak sebagai sumber utama pendapatan daerah serta sebagai instrumen strategis dalam peningkatan kualitas pelayanan publik, Badan Pendapatan Daerah Provinsi Kalimantan Selatan menggelar Bapenda Innovation Award 2026.

UPPD Barabai turut memeriahkan ajang kompetisi inovasi bergengsi ini dengan mengirimkan tiga proposal gagasan unggulan. Kerja keras dan kreativitas tim membuahkan hasil membanggakan. Tiga inovator dari UPPD Barabai berhasil terpilih masuk dalam jajaran TOP 21 Bapenda Innovation Award 2026.

Ketiga inovator tersebut adalah:

  1. Febry Raharjo, S.IP., M.M selaku Kepala UPPD Barabai,
  2. Yudha Aditya Wicaksono, S.STP., M.E selaku Kepala Seksi PKB dan BBNKB UPPD Barabai, dan
  3. Nugraha Nisfhi Muhammad,S.STP selaku Kepala Sub Bagain Tata Usaha UPPD Barabai.

 

Kepala UPPD Barabai, Febry Raharjo, S.IP., M.M, menyampaikan bahwa keikutsertaan dalam ajang ini bukan sekadar kompetisi, melainkan bagian dari ikhtiar kolektif untuk mengubah wajah layanan pajak.

“Pajak yang dibayarkan masyarakat adalah darah pembangunan. Lewat inovasi, kami ingin memastikan setiap rupiah pajak kembali ke masyarakat dalam bentuk pelayanan yang cepat, mudah, dan transparan. Masuk TOP 21 ini jadi pemicu kami untuk terus berbenah,” ujar Febry Raharjo, Kamis (23/4/2026).

Senada, Kasi PKB dan BBNKB Yudha Aditya Wicaksono, S.STP., M.E menambahkan bahwa inovasi yang diusung berangkat dari keluhan riil Wajib Pajak. “Kami bedah data dan masukan lapangan. Dari situ lahir gagasan untuk menyederhanakan proses dan jemput bola ke masyarakat. Pajak itu harus dirasakan manfaatnya, bukan sekadar kewajiban,” tegasnya.

Sementara itu, Kasubag Tata Usaha Nugraha Nisfhi Muhammad, S.STP menegaskan pentingnya membangun budaya inovasi dari internal. “Tata usaha jadi backbone layanan. Digitalisasi arsip, integrasi data, dan kecepatan administrasi adalah bentuk nyata dukungan kami agar layanan PKB dan BBNKB makin prima,” ungkapnya.

Pesan dan Kesan untuk Tahap Selanjutnya

Atas capaian masuk TOP 21, ketiga inovator UPPD Barabai menyampaikan pesan dan kesan kepada seluruh peserta dan penyelenggara:

Terima kasih kepada Bapenda Kalsel yang telah mewadahi semangat inovasi ini. Bagi kami, TOP 21 bukan garis finis, tapi titik start. Tahap selanjutnya adalah pembuktian. Kami berkomitmen menjadikan inovasi ini bukan sekadar proposal di atas kertas, melainkan aksi nyata yang bisa direplikasi dan dirasakan langsung Wajib Pajak di Barabai.

Kepada para inovator lain yang juga lolos, mari kita jadikan ajang ini sebagai kolaborasi, bukan kompetisi. Karena tujuan kita sama: membangun kesadaran bahwa pajak adalah gotong royong, dan pelayanan publik yang baik adalah hak seluruh warga Kalsel”.

Dengan capaian ini, UPPD Barabai menegaskan komitmennya sebagai bagian dari garda depan dalam edukasi pajak dan peningkatan layanan publik. Partisipasi aktif dalam Bapenda Innovation Award 2026 menjadi bukti bahwa pajak bukan hanya soal penerimaan, tetapi tentang kepercayaan dan kehadiran negara dalam melayani masyarakat.