Banjarbaru, Kalimantan Selatan — Unit Pelayanan Pendapatan Daerah (UPPD) Banjarbaru ikut menghadiri kegiatan penyerahan hasil cost sharing dari penerimaan Opsen Pajak Kendaraan Bermotor (PKB) dan Opsen Bea Balik Nama Kendaraan Bermotor (BBNKB) yang dilaksanakan di Balai Kota Banjarbaru, Senin (5 Januari 2026) pagi.
Acara yang diselenggarakan oleh Pemerintah Kota (Pemko) Banjarbaru tersebut merupakan bagian dari upaya peningkatan sinergi antara pemerintah kota dengan instansi terkait dalam pengelolaan pajak daerah pascapenerapan opsen PKB dan BBNKB. Penerimaan dari opsen ini menjadi salah satu sumber penting dalam pendapatan asli daerah (PAD) Pemerintah Kota Banjarbaru, yang kemudian dikembangkan melalui skema cost sharing agar dapat mendukung pelayanan publik dan pembangunan di wilayah setempat.
Plt.Kepala UPPD Banjarbaru hadir bersama jajaran pejabat dari Bapenda Provinsi Kalimantan Selatan, perwakilan Pemko Banjarbaru, serta Ka.Bidang Inovasi Bapenda prov Kalimantan Selatan untuk mengikuti penyerahan secara resmi hasil cost sharing tersebut. Dalam sambutannya, perwakilan Wali Kota Banjarbaru menekankan pentingnya pengelolaan pajak yang baik serta kolaborasi antar lembaga untuk meningkatkan efektivitas penerimaan daerah.
“Penerapan opsen PKB dan BBNKB memberikan peran yang lebih besar kepada kabupaten/kota dalam mengelola pendapatan pajak kendaraan bermotor. Melalui skema cost sharing yang telah disepakati, kami berharap penerimaan ini dapat dimanfaatkan untuk meningkatkan kualitas pelayanan kepada masyarakat,” ujar Perwakilan Wali Kota dalam sambutannya.
Kegiatan ini juga menjadi momentum bagi UPPD Banjarbaru dan mitra kerja untuk mengevaluasi capaian penerimaan pajak sejak diberlakukannya opsen, serta menyusun strategi optimalisasi di tahun anggaran 2026. Selain penyerahan hasil cost sharing, acara diwarnai dengan diskusi singkat mengenai pemanfaatan dana tersebut untuk program-program prioritas di Banjarbaru.
Plt. Kepala UPPD Banjarbaru menyatakan komitmennya untuk terus mendukung penerapan perpajakan yang transparan dan akuntabel, serta mendorong wajib pajak agar tetap taat dalam membayar kewajiban pajaknya.
Dengan koordinasi yang semakin kuat antar instansi, diharapkan kontribusi opsen PKB dan BBNKB dapat semakin dirasakan manfaatnya oleh masyarakat Banjarbaru dan sekitarnya.
