
Hulu Sungai Tengah – Senin, 5 Januari — Badan Pendapatan Daerah (Bapenda) Provinsi Kalimantan Selatan bersama seluruh perwakilan Samsat se-Kalimantan Selatan melaksanakan kegiatan pembagian bantuan sembako bagi warga yang terdampak banjir di Kabupaten Hulu Sungai Tengah (HST).
Bantuan disalurkan ke sejumlah desa yang mengalami dampak cukup parah, yakni Desa Sungai Buluh, Desa Mantaas, Desa Pahalatan, Desa Tabat, dan Desa Rantau Bujur. Bencana banjir tersebut tidak hanya merendam permukiman warga, tetapi juga berdampak pada berbagai fasilitas umum, di antaranya tempat ibadah, polindes, pasar, perkantoran, sekolah, serta banyak rumah warga.

Kegiatan kemanusiaan ini dipimpin langsung oleh Sekretaris Badan Pendapatan Daerah Provinsi Kalimantan Selatan, H. Munazir Hadrani, S.AP, MM, dan didampingi oleh Badan Penanggulangan Bencana Daerah (BPBD) Kabupaten Hulu Sungai Tengah. Penyaluran bantuan dilakukan secara langsung kepada masyarakat terdampak guna memastikan bantuan tepat sasaran dan dapat meringankan beban warga.

Dalam kegiatan tersebut, UPPD Rantau turut berperan aktif dengan melakukan pengawalan langsung yang dipimpin oleh Kepala UPPD Rantau, Hj. Rayna Hendriyani, SE., M.A.P., didampingi para kepala seksi serta pegawai.
Hj. Rayna Hendriyani menyampaikan bahwa kehadiran UPPD Rantau dalam kegiatan ini merupakan bentuk kepedulian dan tanggung jawab sosial terhadap masyarakat yang sedang mengalami musibah. “Kami berharap bantuan sembako ini dapat sedikit meringankan beban warga yang terdampak banjir. Semoga masyarakat diberikan kekuatan dan kondisi segera berangsur pulih,” ujarnya.
Melalui kegiatan ini, Bapenda Provinsi Kalimantan Selatan bersama seluruh jajaran Samsat menegaskan komitmennya untuk selalu hadir dan berperan aktif dalam membantu masyarakat, khususnya pada saat terjadi bencana alam, serta mendukung percepatan pemulihan pascabanjir di wilayah Kabupaten Hulu Sungai Tengah.
