Logo Sayembara Bapenda
0%
Loading ...

UPPD Barabai Ikuti Sosialisasi Pemanfaatan dan Analisis Data Pengaduan SP4N LAPOR di Jakarta

Jakarta – Unit Pelaksana Pendapatan Daerah (UPPD) Barabai turut berpartisipasi aktif dalam kegiatan Sosialisasi Pemanfaatan dan Analisis Data Pengaduan yang diselenggarakan pada 14 s.d. 15 April 2026 bertempat di Meeting Room AOne Hotel, Jakarta Pusat.

 

Acara dibuka secara resmi oleh Sekretaris Bapenda Provinsi Kalimantan Selatan, H. Munazir Hadrani, S.AP., M.M., yang hadir mewakili Kepala Bapenda Kalsel. Dalam sambutannya, beliau menegaskan bahwa pengaduan masyarakat bukan sekadar keluhan, melainkan data strategis yang harus dikelola, Selasa (14/04/2026).

Hari Pertama: SP4N LAPOR sebagai Instrumen Manajemen Isu Strategis Nasional

Sesi hari pertama menghadirkan narasumber Insan Fahmi, selaku Asisten Deputi Pemberdayaan Partisipasi Publik Kementerian Pendayagunaan Aparatur Negara dan Reformasi Birokrasi (KemenPANRB). Ia membawakan tema “Sosialisasi: SP4N LAPOR sebagai Instrumen Manajemen dan Monitoring Isu Strategis Nasional”.

Kegiatan yang diikuti oleh seluruh admin Bapenda/UPPD se-Kalimantan Selatan ini bertujuan meningkatkan kapasitas aparatur dalam mengolah data pengaduan SP4N LAPOR menjadi dasar inovasi kebijakan berbasis Collective Intelligence.

Dalam paparannya, Insan Fahmi menekankan bahwa tujuan utama pengelolaan SP4N LAPOR adalah mendorong partisipasi masyarakat untuk meningkatkan dan memperbaiki kualitas pelayanan publik. Caranya, dengan mengintegrasikan layanan pengaduan SP4N LAPOR, hasil Survei Kepuasan Masyarakat (SKM), serta masukan dari Forum Konsultasi Publik (FKP).

“SP4N LAPOR, Survei Kepuasan Masyarakat (SKM), dan Forum Konsultasi Publik (FKP) adalah tiga instrumen kunci. Jika datanya kita analisis dengan metode Collective Intelligence, maka kita bisa membaca arah keinginan publik dan merumuskan kebijakan yang tepat sasaran,” ujar Insan Fahmi, Selasa (14/4/2026).

“Ketiganya harus dianalisis menggunakan pendekatan Collective Intelligence, yaitu kecerdasan yang muncul dari gabungan ribuan laporan, komentar, dan validasi masyarakat. Dari sana akan terlihat pola, urgensi, dan akar masalah yang sebenarnya. Itulah bahan baku paling valid untuk menentukan inovasi kebijakan,” jelas Insan Fahmi.

Hari Kedua: Bimtek Insight Session dan Tata Cara Jemput Bola Berdasarkan Sumber Aduan

Memasuki hari kedua, Rabu (15/4/2026), kegiatan dilanjutkan dengan Bimbingan Teknis (Bimtek) yang menghadirkan narasumber Chairun Ni’mah, S.S., M.AP, selaku Seksi Pengelola Opini Publik Dinas Komunikasi dan Informatika (Diskominfo) Provinsi Kalimantan Selatan.

Chairun Ni’mah membawakan tema “Bimtek: Insight Session Pengelolaan Data dan Statistik Aduan melalui SP4N LAPOR”. Ia menjelaskan bahwa Insight Session merupakan forum analisis rutin yang mengubah tumpukan data aduan menjadi keputusan kebijakan.

“Data dan statistik aduan itu bahan mentah. Insight Session adalah pabriknya. Di forum ini kita bedah tren volume, sebaran wilayah, word cloud keluhan, hingga korelasinya dengan SKM. Hasilnya langsung jadi rekomendasi kebijakan,” papar Chairun Ni’mah di hadapan para admin Bapenda/UPPD se-Kalsel.

Pada sesi Bimtek, Chairun Ni’mah juga memberikan bimbingan teknis tata cara “jemput bola” aduan. Admin didorong aktif memantau keluhan masyarakat yang bersumber dari media sosial seperti Website,Facebook, Instagram, Google Review, dll. Aduan yang ditemukan di media sosial tersebut kemudian diarsipkan dan ditindaklanjuti dengan cara diinputkan secara resmi ke dalam sistem SP4N LAPOR oleh admin.

“Jangan menunggu warga lapor. Kalau ada keluhan di kolom komentar atau postingan viral, tugas admin menjemput aduan itu, mengarsipkannya, lalu menginput ke SP4N LAPOR agar tercatat resmi dan bisa dimonitor penyelesaiannya. Ini memastikan semua aspirasi publik terdata,” tegasnya.

 

Selain itu, peserta juga dibekali praktik langsung tata cara mengisi form pengaduan melalui SP4N LAPOR yang baik dan benar. Hal ini penting agar setiap laporan yang masuk memiliki kelengkapan data: kronologi, lokasi, bukti dukung, dan kategori yang tepat. Data yang berkualitas akan menghasilkan analisis yang akurat.

Komitmen UPPD Barabai

Kepala UPPD Barabai FEBRY RAHARJO, S.IP., MM., menyampaikan bahwa pihaknya siap mengimplementasikan hasil sosialisasi. “Selama ini kami fokus menjawab aduan satu per satu. Ke depan, data statistik aduan SP4N LAPOR akan kami bedah rutin lewat Insight Session bulanan. Kami juga akan terapkan jemput bola aduan dari media sosial agar tidak ada keluhan warga yang terlewat. Semua akan kami sandingkan dengan data SKM untuk mencari isu strategis di wilayah Barabai, khususnya terkait layanan pajak kendaraan,” ujarnya.

Dengan mengikuti kegiatan ini, UPPD Barabai berharap mampu mengubah pengaduan masyarakat dari beban administratif menjadi instrumen manajemen untuk perbaikan layanan yang lebih responsif, partisipatif, dan berbasis data. Senin (20/04/2026)